Cara Mudah Merawat Kulit Sensitif


Kulit sensitif ditandai dengan adanya iritasi, seperti eritema, scaling, rasa menyengat, gatal, terbakar dan kencang, yang timbul setelah penggunaan kosmetik dan perawatan tubuh. Juga ditemukan kasus yang lebih parah yaitu eksim atopik pada orang dengan kulit sensitif.

Kulit sensitifmerespon sangat cepat apabila kulit bereaksi dengan faktor lingkungan seperti sinar matahari, polusi, cuaca dingin dan bahan-bahan kimia di perlengkapan mandi. Lapisan kulit yang paling sensitif terhadap perubahan lingkungan, perawatan kulit dan kosmetik, adalah lapisan paling luar disebut stratum korneum juga dikenal sebagai pelindung kulit.

Dalam studi ilmiah, hipersensitifitas terhadap rangsangan pada kulit sensitif berkorelasi dengan meningkatnya permeabilitas dinding pelindung kulit. Kandungan rendah faktor pertumbuhan saraf telah diamati juga pada pelindung kulit pada kulit sensitif. Rendahnya faktor ini dapat dengan mudah memicu peradangan kulit. Oleh karena itu, kualitas yang kurang bagus dari pelindung kulit berhubungan dengan kulit sensitif.

Perawatan yang tepat terhadap pelindung kulit sangat penting untuk menjaga kulit agar tetap sehat sepanjang masa. Semakin cepat Anda memulai perawatan kulit, semakin baik kondisi kulit Anda. Kondisi pelindung kulit adalah kunci untuk kulit yang sehat yang bisa ditandai dengan penampilan yang menarik, jika perawatan yang tepat dipertahankan.
Perawatan yang tepat untuk pelindung kulit harus mencakup pembersihan, pemakaian pelembab dan pemakaian perlindungan pada lapisan. Jika kulit Anda sensitif, untuk menjaga tetap sehat mungkin lebih sulit daripada yang dibayangkan. Anda harus benar-benar telaten dan hati-hati dalam melakukan perawatan kulit sensitif.

Kebanyakan produk perawatan kulit di pasaran mengandung sejumlah bahan kimia. Dan Anda tentu tahu bahwa orang yang kondisi kulitnya tidak sensitif juga bisa menderita terkena efek produk-produk tersebut. Oleh karena itu, pemakaian bahan kimia bukanlah solusi yang terbaik untuk Anda. Karena alasan tersebut, banyak perusahaan yang mulai memakai zat kimia yang ringan untuk produk-produknya. Sayangnya, hasil pemakaian produk mereka juga tidak menjamin hasil akhir yang tepat. Untuk itu carilah produk-produk berbahan natural yang sudah dibuktikan secara klinis keampuhannya.
Tips Merawat Kulit Sensitif
  • Pastikan kondisi kulit selalu lembab. Karena begitu kering akan menimbulkan infeksi, iritasi atau kerusakan karena paparan sinar matahari. Pakailah produk yang sesuai dengan kebutuhan kondisi tersebut.
  •  
  • Asupan makanan bergizi juga mempunyai peranan penting. Untuk itu banyak-banyaklah mengkonsumsi sayuran dan buah-buahan yang kandungan airnya tinggi, juga yang mengandung vitamin.

  • Sepanjang hari usahakan banyak minum air putih, hindari kondisi dehidrasi. - Pada saat membersihkan wajah / mandi jangan terlalu bersemangat atau terlalu keras menggosoknya, karena hal tersebut akan mengangkat lapisan lipid dan membuat kulit mudah terluka oleh faktor luar /lingkungan. Juga perhatikan dalam memilih produk pelembab, pastikan kandungan airnya tinggi.
  •  
  •  
  • Hati-hati terhadap produk-produk yang mengandung pewangi atau parfum, karena produk tersebut dikenal sebagai pemicu timbulnya alergi.

Cara Mudah Mengobati dan Mencegah Penyakit Tifus


Penyakit tifus tidaklah seperti penyakit demam berdarah yang memakai vektor (makhluk hidup lain sebagai perantara penyebar penyakit). Penyakit tifus langsung disebabkan oleh sumber penyakitnya itu sendiri, yaitu infeksi bakteri Salmonella typhi. Cara penyebaran penyakit tifus di antaranya adalah masuknya bakteri melalui makanan atau minuman yang sudah tercemar; masuknya bakteri melalui tangan yang kotor; atau masuknya bakteri melalui air limbah. Perlu diingat, penyakit tifus ditak ditularkan melalui penderita tifus. Terkecuali bila ada kontak dengan bekas atau sisa makanan penderita yang dimakan oleh calon penderita.
Cara mengobati dan mencegah penyakit tifus relatif gampang-gampang susah. Untuk cara mengobati hal ini lebih dikarenakan masa inkubasi bakteri di dalam tubuh penderita yang relatif lama (1 – 4 minggu). Sedangkan pencegahan lebih karena sanitasi dan kualitas lingkungan itu sendiri harus dilakukan secara bersama-sama.

Cara mengobati penyakit tifus yang biasa dilakukan oleh dokter adalah dengan pemberian antibiotik di rumah atau di rumah sakit. Antibiotik ini memberikan kemajuan pada penderita dalam 1 hingga 2 hari setelah pemberian. Di sini, antibiotik juga meningkatkan kemampuan penyembuhan dalam 9 hingga 10 hari setelah pemberian. Contoh antibiotik yang cukup efektif dalam mengobati penyakit tifus adalah kloramfenikol. Akan tetapi identifikasi geografis tempat di mana penyakit itu terjadi juga harus diwaspadai karena biasanya beda wilayah akan beda pula penanganan pemberian antibiotiknya (missal negara tropis atau subtropis).
Untuk pencegahan penyakit tifus, cara yang paling efektif tentu saja adalah dengan mewaspadai cara penyebarannya. Cara pencegahan yang bisa dilakukan misalnya saja adalah selalu menjaga kebersihan makanan yang akan dikonsumsi; tidak jajan di sembarang tempat; selalu mencuci tangan sebelum dan sesudah makan serta setelah buang air dengan sabun hingga bersih; menjaga kebersihan lingkungan; dan masih banyak lagi. Untuk mewaspadai penyakit tifus yang endemic di suatu wilayah tertentu, pencegahan dengan pemberian vaksin tifus bisa dilakukan. Namun meskipun demikian, keefektifan vaksin ini belum teruji secara jelas. Itulah di antaranya cara-cara yang bisa dilakukan sebagai cara mengobati dan mencegah penyakit tifus.


Jalan Kaki dapat menyembukan 9 macam Penyakit

STUDI dalam beberapa tahun terakhir semakin mengukuhkan bahwa berjalan tergopoh-gopoh dan bukan jalan santai memang memberi banyak manfaat bagi kesehatan kita. Inilah sembilan manfaat yang dapat diperoleh dari aktivitas jalan kaki.

(1) Serangan Jantung. Pertama-tama tentu menekan risiko serangan jantung. Kita tahu otot jantung membutuhkan aliran darah lebih deras (dari pembuluh koroner yang memberinya makan) agar bugar dan berfungsi normal memompakan darah tanpa henti. Untuk itu, otot jantung membutuhkan aliran darah yang lebih deras dan lancar. Berjalan kaki tergopoh-gopoh memperderas aliran darah ke dalam koroner jantung. Dengan demikian kecukupan oksigen otot jantung terpenuhi dan otot jantung terjaga untuk bisa tetap cukup berdegup. Bukan hanya itu. Kelenturan pembuluh darah arteri tubuh yang terlatih menguncup dan mengembang akan terbantu oleh mengejangnya otot-otot tubuh yang berada di sekitar dinding pembuluh darah sewaktu melakukan kegiatan berjalan kaki tergopoh-gopoh itu. Hasil akhirnya, tekanan darah cenderung menjadi lebih rendah, perlengketan antarsel darah yang bisa berakibat gumpalan bekuan darah penyumbat pembuluh juga akan berkurang.

Lebih dari itu, kolesterol baik (HDL) yang bekerja sebagai spons penyerap kolesterol jahat (LDL) akan meningkat dengan berjalan kaki tergopoh-gopoh. Tidak banyak cara di luar obat yang dapat meningkatkan kadar HDL selain dengan bergerak badan. Berjalan kaki tergopoh-gopoh tercatat mampu menurunkan risiko serangan jantung menjadi tinggal separuhnya.

(2). Stroke. Kendati manfaat berjalan kaki tergopoh-gopoh terhadap stroke pengaruhnya belum senyata terhadap serangan jantung koroner, beberapa studi menunjukkan hasil yang menggembirakan. Tengok saja bukti alami nenek-moyang kita yang lebih banyak melakukan kegiatan berjalan kaki setiap hari, kasus stroke zaman dulu tidak sebanyak sekarang. Salah satu studi terhadap 70 ribu perawat (Harvard School of Public Health) yang dalam bekerja tercatat melakukan kegiatan berjalan kaki sebanyak 20 jam dalam seminggu, risiko mereka terserang stroke menurun duapertiga.

(3). Berat badan stabil. Ternyata dengan membiasakan berjalan kaki rutin, laju metabolisme tubuh ditingkatkan. Selain sejumlah kalori terbuang oleh aktivitas berjalan kaki, kelebihan kalori yang mungkin ada akan terbakar oleh meningkatnya metabolisme tubuh, sehingga kenaikan berat badan tidak terjadi.

(4). Menurunkan berat badan. Ya, selain berat badan dipertahankan stabil, mereka yang mulai kelebihan berat badan, bisa diturunkan dengan melakukan kegiatan berjalan kaki tergopoh-gopoh itu secara rutin. Kelebihan gajih di bawah kulit akan dibakar bila rajin melakukan kegiatan berjalan kaki cukup laju paling kurang satu jam.

(5). Mencegah kencing manis. Ya, dengan membiasakan berjalan kaki melaju sekitar 6 km per jam, waktu tempuh sekitar 50 menit, ternyata dapat menunda atau mencegah berkembangnya diabetes Tipe 2, khususnya pada mereka yang bertubuh gemuk (National Institute of Diabetes and Gigesive & Kidney Diseases).

Sebagaimana kita tahu bahwa kasus diabetes yang bisa diatasi tanpa perlu minum obat, bisa dilakukan dengan memilih gerak badan rutin berkala. Selama gula darah bisa terkontrol hanya dengan cara bergerak badan (brisk walking), obat tidak diperlukan. Itu berarti bahwa berjalan kaki tergopoh-gopoh sama manfaatnya dengan obat antidiabetes.

(6). Mencegah osteoporosis. Betul. Dengan gerak badan dan berjalan kaki cepat, bukan saja otot-otot badan yang diperkokoh, melainkan tulang-belulang juga. Untuk metabolisme kalsium, bergerak badan diperlukan juga, selain butuh paparan cahaya matahari pagi. Tak cukup ekstra kalsium dan vitamin D saja untuk mencegah atau memperlambat proses osteoporosis. Tubuh juga membutuhkan gerak badan dan memerlukan waktu paling kurang 15 menit terpapar matahari pagi agar terbebas dari ancaman osteoporosis.

Mereka yang melakukan gerak badan sejak muda, dan cukup mengonsumsi kalsium, sampai usia 70 tahun diperkirakan masih bisa terbebas dari ancaman pengeroposan tulang.

(7). Meredakan encok lutut. Lebih sepertiga orang usia lanjut di Amerika mengalami encok lutut (osteoarthiris). Dengan membiasakan diri berjalan kaki cepat atau memilih berjalan di dalam kolam renang, keluhan nyeri encok lutut bisa mereda. Untuk mereka yang mengidap encok lutut, kegiatan berjalan kaki perlu dilakukan berselang-seling, tidak setiap hari. Tujuannya untuk memberi kesempatan kepada sendi untuk memulihkan diri.

Satu hal yang perlu diingat bagi pengidap encok tungkai atau kaki: jangan keliru memilih sepatu olahraga. Kita tahu, dengan semakin bertambahnya usia, ruang sendi semakin sempit, lapisan rawan sendi kian menipis, dan cairan ruang sendi sudah susut. Kondisi sendi yang sudah seperti itu perlu dijaga dan dilindungi agar tidak mengalami goncangan yang berat oleh beban bobot tubuh, terlebih pada yang gemuk.

Bila bantalan (sol) sepatu olahraganya kurang empuk, sepatu gagal berperan sebagai peredam goncangan (shock absorber). Itu berarti sendi tetap mengalami beban goncangan berat selama berjalan, apalagi bila berlari atau melompat. Hal ini yang memperburuk kondisi sendi, lalu mencetuskan serangan nyeri sendi atau menimbulkan penyakit sendi pada mereka yang berisiko terkena gangguan sendi.

Munculnya nyeri sendi sehabis melakukan kegiatan berjalan kaki, bisa jadi lantaran keliru memilih jenis sepatu olahraga. Sepatu bermerek menentukan kualitas bantalannya, selain kesesuaian anatomi kaki. Kebiasaan berjalan kaki tanpa alas kaki, bahkan di dalam rumah sekalipun, bisa memperburuk kondisi sendi-sendi tungkai dan kaki, akibat beban dan goncangan yang harus dipikul oleh sendi.

(8)  Depresi. Ternyata bergerak badan dengan berjalan kaki cepat juga membantu pasien dengan status depresi. Berjalan kaki tergopoh-gopoh bisa menggantikan obat antidepresan yang harus diminum rutin. Studi ihwal terbebas dari depresi dengan berjalan kaki sudah dikerjakan lebih 10 tahun.

(9). Kanker juga dapat dibatalkan muncul bila kita rajin berjalan kaki, setidaknya jenis kanker usus besar (colorectal carcinoma). Kita tahu, bergerak badan ikut melancarkan peristaltik usus, sehingga buang air besar lebih tertib. Kanker usus dicetuskan pula oleh tertahannya tinja lebih lama di saluran pencernaan. Studi lain juga menyebutkan peran berjalan kaki terhadap kemungkinan penurunan risiko terkena kanker payudara.

Terapi Sengat Lebah, Mengobati Rematik Hingga Stroke


Produk turunan yang dihasilkan lebah ada 13, di antaranya madu, propolis, royal jelly, pollen, bee venom, lilin lebah, madu sarang, roti lebah, larva lebah, dan phedra.

Pengobatan dengan menggunakan lebah biasa disebut Aphitherapy (apiterapi), yang berasal dari perpaduan bahasa Latin, aphis berarti lebah dan therapy, pengobatan.

Apiterapi didefinisikan sebagai upaya pengobatan komplementer untuk tujuan prefentif, kuratif, dan rehabilitasi menggunakan lebah dan produk turunannya.

Selain itu, Dr. Philip Tere dari Perancis pernah meneliti hubungan antara sengat lebah dan rematik. Sebelumnya, tahun 1864, Prof. Libowsky melaporkan kesembuhan pasiennya yang menderita rematik dan neuralgia setelah diterapi dengan sengatan lebah.

Pengobatan menggunakan sengat (bisa) lebah dikenal sebagai apipuntur. Apipuntur, kata Oman adalah bagian dari apiterapi. Apipuntur memanfaatkan bee venom dan metode akupuntur. Lebah untuk terapi ini jenis Apis mellifera dan Apis cerana. Apipuntur sendiri merupakan bagian dari apiterapi.

Sengat atau racun lebah sangat baik untuk menormalkan segala aktivitas pembuluh darah dan saraf.

“Hasil penelitian menunjukkan bahwa sengat lebah mengandung melitin, apamin, peptida 401 (MDC), inhibitor protease, dan norepinephrine,” kata terapis yang mendalami pengobatan sengat lebah sejak tahun 2000 itu.

Apiterapi secara umum dimanfaatkan untuk meredakan gangguan rematik, masuk angin, flu, salah urat, hingga penyakit berat, seperti darah tinggi, diabetes, dan kanker. Cara itu pun diklaim efektif untuk mengobati penyakit degeneratif, seperti stroke atau untuk Terapi Stroke.

Seseorang yang mempunyai keluhan tidak semerta langsung diterapi. Oman memilki cara untuk mendeteksi penyakit yang diderita pasien. "Kalau ditekan ditempat yang menjadi sumber penyakit terasa sakit, di tempat itu dilalukan sengatan, jadi tidak sembarangan," jelasnya.

Jumlah sengatan tergantung pada jenis penyakit. Namun, satu sengatan di titik-titik tertentu dianggap cukup sebagai perkenalan.

“Buat yang baru terapi biasanya diberi satu atau dua sengatan, kalau yang sudah biasa biasa sampi tujuh tapi tidak boleh lebih dari 10, kalau terlalu banyak bisa meriang meski daya tahan tubuh pasien kuat," jelasnya.

Sengatan lebah yang sedang bereaksi di tubuh ditandai dengan ketidaknormalan sejenak yang sifatnya individual. Reaksi pasien berbeda-beda, apakah sebelumnya pernah disengat lebah atau tidak.

Biasanya pasien akan mengalami reaksi lokal dan sistemik. Ciri reaksi lokal adalah pembengkakan di sekitar lokasi sengatan, gejala klinisnya gatal, nyeri, dan kaku. Reaksi sistemik berupa demam, lemas, telinga berdengung, dan pusing.

Untuk menetralkan kondisi tersebut, dia menganjurkan konsumsi madu dan mengoleskan minyak gosok di bagian yang bengkak dan gatal. Karena itu, terapi sengat lebah akan lebih efektif bila dikombinasikan dengan pemberian madu, propolis, pollen, atau royal jelly.

"Pasien yang pertama kali disengat dan daya tahan tubuhnya jelek biasanya suka meriang. Saya menganjurkan pasien untuk minum madu dan jangan mandi," imbuh Oman.

Rawat Vagina dari Keputihan


MENJAGA kesehatan reproduksi sangat penting. Salah satu hal yang dapat kita lakukan adalah menjaga kebersihan atau higienitas, terutama pada daerah sekitar Miss V.
 
Pasalnya, dalam Miss V terdapat mikroorganisme (flora normal) yang bila tidak dijaga dapat terganggu keseimbangannya. Bila hal ini terjadi, maka bisa timbul gangguan dan keluhan pada daerah tersebut. Salah satu gejala adanya gangguan adalah melalui timbulnya keputihan.
 
Nah, ada beberapa hal yang bisa kita lakukan untuk selalu menjaga kebersihan dan kesehatan daerah keperempuanan kita dari keputihan. Sallika NS, jurnalis lulusan FKG UI lewat bukunya “Serba-Serbi Kesehatan Perempuan” menjabarkannya, antara lain:
 
1. Selalu cuci daerah keperempuanan dengan air bersih setelah buang air. Jangan hanya diseka dengan tisu. Membersihkannya pun musti dilakukan dengan cara yang benar, yaitu dari depan ke belakang agar kotoran dari anus tidak masuk ke Miss V. Hindari pemakaian sabun Miss V berlebihan karena justru dapat menganggu keseimbangan flora normal Miss V.
 
2. Jaga daerah keperempuanan tetap kering. Hal ini karena kelembapan dapat memicu tumbuhnya bakteri dan jamur. Selalu keringkan daerah tersebut dengan tisu atau handuk bersih setelah dibersihkan. Karena tidak semua toilet menyediakan tisu, bawalah selalu tisu kemanapun pergi. Selain itu, gunakan selalu celana dalam yang terbuat dari katun agar dapat menyerap keringat dan gantilah secara teratur untuk menjaga kebersihan.
 
3. Bila sedang mengalami keputihan atau menstruasi tinggal sedikit. Boleh saja menggunakan pelapis celana panty liner. Tetapi sebaiknya tidak digunakan setiap hari. Panty liner justru dapat memicu kelembapan karena bagian dasarnya terbuat dari plastik. Pilih panty liner yang tidak mengandung parfum, terutama buat mereka yang berkulit sensitif.
 
4. Hindari bertukar celana dalam dan handuk dengan teman, atau saudara kita sendiri karena berganti-ganti celana bisa menularkan penyakit.
 
5. Bulu yang tumbuh di daerah kemaluan bisa menjadi sarang kuman bila dibiarkan terlalu panjang. Untuk menjaga kebersihan, potonglah secara berkala bulu di sekitar kemaluan dengan gunting atau bisa juga mencukurnya dengan hati-hati

Cara cepat Mengencangkan Payudara


Rekan wanita, tidak dapat disangkal bahwa penampilan payudara merupakan hal yang selalu menjadi pemikiran kita. Memiliki payudara kencang, indah, sehat, dan seksi adalah impian para wanita.

Artikel kali ini berisi tips kecantikan khususnya kecantikan payudara. Berikut ini adalah tips cara mengencangkan payudara alami, sehat dan dijamin tidak menimbulkan efek samping.

Satu : Mengencangkan Payudara dengan Olah Raga
Untuk menyehatkan tubuh, diperlukan latihan secara rutin, agar peredaran darah lancar hingga ke bagian tubuh yang paling kecil. Begitu juga dengan payudara, dibutuhkan olahraga atau senam yang merangsang perbaikan payudara dan otot-otot pektoralis mayor dan minor sebagai penggantung payudara. Dengan lancarnya aliran darah juga kencangnya otot penggantung payudara ini, payudara akan menjadi lebih bugar, kencang dan terangkat.
Di samping itu, banyak pakar kesehatan dari Amerika menulis, bahwa satu-satunya cara alami yang dapat dilakukan wanita untuk membesarkan payudaranya adalah dengan latihan atau berolah raga. Latihan yang bagaimana?

Latihan yang dapat merangsang pembesaran otot-otot pektoralis. Dengan berkembang dan membesarkan otot ini, secara otomatis akan menambah ukuran payudara.

Dua : Mengencangkan Payudara dengan Pepaya
Sejak zaman dahulu kala, pepaya muda sudah digunakan untuk mengencangkan payudara, enzim yang terdapat dalam pepaya sangat membantu dalam pertumbuhan payudara. Sementara itu hormon pengencang dan vitamin A dalam enzim pepaya, diyakini akan merangsang pengeluaran hormon wanita, selain itu dapat merangsang indung telur agar mengeluarkan hormon kewanitaan (estrogen, progesterone, dan prolaktin), melancarkan kelenjar susu dan tentu saja mengencangkan payudara.

Cara membuat : Potong pepaya mengkal, ambil kira-kira satu mangkok, kemudian dibuat menjadi juice dengan campuran susu kedelai. Kandungan phyto-estrogen kedelai sangat baik untuk payudara. Setelah itu beri sedikit perasan jeruk nipis dan satu atau dua sendok makan madu. Minum secara teratur dua hari sekali.

Tiga : Mengencangkan Payudara dengan Masker Payudara
Masker payudara ini dibuat dari bahan tepung beras atau Amylum Oryzae. Inti tepung beras ini bermanfaat untuk mengencangkan payudara, menghaluskan kulit, dan memperindah bentuk payudara serta memperlambat penuaan dini.
Berikut ini urutan saat anda melakukan masker payudara:

Berbaringlah rileks dengan posisi telentang.
Bersihkan payudara dengan handuk yang sebelumnya sudah direndam dalam air hangat.
Usap lembut kulit pembungkus payudara dan keringkan.
Sebelum anda masker, dapat anda oleskan minyak bulus sambil melakukan piijatan pada payudara,  lakukan secara perlahan selama sekitar 10 hingga 15 menit.
Bersihkan payudara dengan handuk basah lalu keringkan.
Tutup puting susu dengan kapas basah.
Dengan menggunakan kuas, oleskan masker tepung beras yang sudah dicampur air mawar secara merata pada payudara. Biarkan selama 10-15 menit atau sampai mengering.
Bilas payudara dengan air hangat hingga bersih, kemudian kompreslah dengan es. Beri tepukan lembut pada payudara dengan kapas yang telah dibasahi penyegar.
Agar hasil maksimal, maskerlah payudara anda seminggu sekali, berturut-turut, selama 10 minggu.

O iya, sebagai warisan nenek moyang, khasiat minyak bulus juga dipercaya mampu merangsang pembesaran payudara secara alami.
Nah, kini anda telah mendapatkan tiga cara mudah untuk memperoleh penampilan payudara yang lebih sehat, kencang, dan menawan…
Selamat mencoba!

inilah manfaat dari buah apel dapat mencegah penyakit stroke


Jangan pernah meremehkan sebutir apel. Selain rasanya yang manis, Apel juga banyak memiliki kandungan vitamin, mineral serta unsur lain seperti fitokimia, serat, tanin, baron, asam tartar, dan lainnya yang sangat diperlukan bagi tubuh untuk mencegah dan menanggulangi berbagai penyakit.

Percaya atau tidak, memakan satu buah apel atau pir setiap harinya ternyata dapat memangkas risiko Anda terkena stroke sebesar 50 persen. Para ahli nutrisi meyakini, kandungan senyawa quercetin pada kedua contoh buah tersebut memainkan peran penting dalam melawan stroke.

Peneliti mengatakan, biokimia tersebut mampu untuk mengurangi peradangan, yang berhubungan dengan pengerasan pembuluh darah pada penyakit kardiovaskular.

Peneliti di Universitas Wageningen, Belanda, melibatkan sekitar 20.000 orang dewasa. Mereka menemukan, relawan yang makan lebih banyak buah berdaging putih dan sayuran mempunyai risiko lebih kecil menderita stroke lebih dari 10 tahun. Mereka memperhitungkan, risiko stroke menurun sembilan persen setiap mengonsumsi 25 gram apel atau pir setiap harinya.

Mengingat bahwa rata-rata ukuran apel atau pir mempunyai berat antara 100 gram dan 125 gram, itu berarti, dalam satu hari akan mengurangi risiko stroke antara 36-45 persen.

"Mengkonsumsi sejumlah besar buah dan sayuran berwarna putih mungkin berguna dalam mencegah stroke. Misalnya, makan satu buah apel sehari merupakan cara mudah untuk meningkatkan asupan buah putih dan sayuran," kata Linda Oude Griep, penulis utama studi tersebut, yang mempublikasikan penelitiannya dalam Stroke: Journal of American Heart Association.

"Namun, pada buah-buahan dan kelompok sayur-sayuran berwarna lain mungkin akan melindungi Anda terhadap penyakit kronis lainnya. Oleh karena itu, tetap penting untuk mengkonsumsi banyak buah dan sayuran," tambahnya

Peneliti mengungkapkan, keberadaan senyawa quercetin (pelawan stroke) tidak hanya terdapat pada apel dan pir saja, melainkan juga pada raspberry, tomat, anggur merah, brokoli, dan bawang.

Sementara itu, Dr. Sharlin Ahmed dari The Stroke Association mengatakan, pesan utama dari temuan itu ingin menunjukkan bahwa buah dan sayuran adalah makanan yang baik untuk mengurangi risiko stroke, apapun warnanya.

"Sungguh menarik melihat temuan ini bahwa buah dan sayuran berdaging putih, seperti apel dan pir, dapat mengurangi risiko stroke. Namun, ini seharusnya tidak menghalangi orang untuk tetap mengonsumsi buah dan sayuran dengan warna lain. Karena semua jenis buah dan sayur memiliki manfaat kesehatan dan tetap menjadi bagian penting dari diet seimbang," katanya.

"Setiap orang dapat mengurangi risiko stroke dengan diet sehat seimbang yang rendah lemak jenuh dan garam, berolahraga secara teratur dan memastikan bahwa tekanan darah Anda dalam batas normal," tandasnya.

Inilah 7 Manfaat Mandi Air Dingin bagi kesehatan

Kebanyakan orang biasanya lebih memilih untuk mandi air hangat ketimbang air dingin. Padahal, dengan mandi air dingin lebih banyak manfaat kesehatan yang bisa Anda peroleh ketimbang mandi air hangat.

Anda harus tahu bahwa mandi dengan air dingin dapat membantu meningkatkan metabolisme, mencegah cedera otot pasca latihan dan mengatur kadar asam urat dalam tubuh Anda. Masih banyak lagi manfaat mandi air dingin yang bisa Anda peroleh seperti dikutip Healthmeup berikut ini:

1. Kesuburan pria: Mungkin masih sangat sedikit orang yang tahu fakta ini, bahwa mandi air dingin dapat meningkatkan kesuburan pada pria. Di sisi lain, mandi air panas tidak baik untuk testis Anda, karena dapat berpotensi menurunkan jumlah sperma. Jika Anda ingin berencana untuk memiliki seorang anak, saatnya untuk mandi di air dingin. Berpikirlah kembali jika Anda berencana untuk mengunjungi sauna atau mandi uap.

2. Meningkatkan sirkulasi darah untuk menghilangkan racun: Ketika air dingin mengenai permukaan kulit, pembuluh darah di bawah permukaan kulit akan mengkerut. Hal ini akan mengurangi sirkulasi darah, tetapi pada saat yang sama mekanisme tekanan darah secara otomatis akan menghancurkan dan menargetkan jaringan. Hal ini menyebabkan darah bersikulasi dengan dorongan lebih besar, sehingga aliran darah menjadi lebih kuat dalam meningkatkan sirkulasi.

3. Membangun kekebalan: Anda ingin meningkatkan sel darah putih? Mandilah air dingin, karena itu akan meningkatkan metabolisme, yang pada gilirannya meningkatkan panas tubuh dan menghidupkan kembali sistem kekebalan tubuh dengan melepaskan sel darah putih.

4. Meningkatkan metabolisme: Ketika seseorang merasa kedinginan, biasanya mereka akan mengenakan baju hangat untuk menghangatkan tubuh. Begitu pula saat tubuh Anda disiram air dingin, secara otomatis tubuh akan menghasilkan panas, yang membuat metabolisme tubuh meningkat dengan cepat. Saat itulah karbohidrat dan lemak dibakar untuk membuat Anda merasa hangat.

5. Mencegah cedera: Setelah Anda melakukan aktivitas fisik, otot-otot akan meradang dan Anda butuh waktu untuk membuat otot-otot Anda menjadi rileks. Untuk meningkatkan kekuatan dan massa otot, serat pada otot Anda akan membesar dan mengerut. Oleh karena itu, untuk mencegah serat otot pecah karena aktivitas fisik yang berlebihan, mandilah dengan air dingin.

6. Manfaat tambahan: mandi air dingin dapat mengurangi nyeri kronis, mengurangi nyeri tubuh, meningkatkan kesehatan rambut, fungsi ginjal, mengurangi pembengkakan dan mengatur sistem saraf otonomik.

7. Air dingin dan irama tubuh: Air dingin dapat memperdalam pernapasan Anda dan membantu melawan kelelahan. Bahkan jika Anda mengalami masalah tidur, mandi air dingin dipercaya bisa memembuat tidur menjadi lebih nyenyak.

7 Gejala Penyakit Leukemia






Leukemia adalah penyakit kanker yang menyerang sel darah penyakit ini sampai saat ini masih belum diketahui apa penyebab pastinya namun sebelum kita terkena penyakit Leukemia alangkah baiknya kita menerapkan pola hidup yang sehat agar terhidar dari penyakit Leukemia yang merupakan peyakit mematikan. Nah berikut ini ada beberapa tanda yang timbul jika terkena Leukemia.
1. Kelelahan

Jika Anda mudah sekali merasa kelelahan meskipun tidak melakukan aktivitas yang berat, mungkin hal ini disebabkan oleh leukemia. Peningkatan produksi sel darah putih dapat menyebabkan energi cepat habis.
2. Penurunan berat badan

Gejala leukemia juga ditunjukkan oleh berat badan yang tiba-tiba menurun drastis meskipun seseorang tidak mengubah pola dietnya sehari-hari. Hal ini disebabkan karena pembakaran energi tingkat tinggi yang membuat seseorang kehilangan berat badannya jika tidak meningkatkan pola makan.

3. Sering mengalami pendarahan

Orang yang menderita leukemia akan mudah sekali mengalami pendarahan meskipun hanya luka kecil. Bahkan jika luka memar saja membutuhkan waktu penyembuhan yang lama, bisa jadi merupakan gejala leukemia.

Tanda lain adalah munculnya titik-titik merah atau ungu kecil di bawah kulit Anda yang disebut dengan petechiae. Perdarahan internal juga mungkin terjadi seperti pendarahan dalam tinja, lendir, urine, muntahan, dan air mani.

4. Pembengkakan Internal

Gejala leukemia juga dapat ditandai dengan pembengkakan kelenjar getah bening di bawah lengan serta di depan dan belakang leher. Hati dan limpa juga akan membengkak dan menimbulkan rasa nyeri di bawah tulang rusuk.

5. Berkeringat di malam hari

Salah satu tanda-tanda leukemia adalah selalu berkeringat pada malam hari. Sehingga jika Anda berkeringat secara berlebihan atau tidak normal di malam hari, Anda perlu mewaspadai gejala leukemia.

6. Berkurangnya kontrol otot

Kesulitan mengendalikan diri ketika berjalan atau mengalami kejang otot dari waktu ke waktu merupakan salah satu gejala leukemia. Penderita leukemia biasanya akan kesulitan mengontrol otot dan menyeimbangkan tubuh.

7. Pernapasan abnormal

Sesak napas dan batuk dalam kurun waktu yang cukup lama dan tidak kunjung sembuh juga merupakan tanda-tanda leukemia.

Kanker Serviks Penyakit Mematikan Bagi Wanita


Kanker Serviks

Kanker serviks atau kanker leher rahim(sering juga disebut kanker mulut rahim) merupakan salah satu penyakit kanker yang paling banyak terjadi bagi kaum wanita. Setiap satu jam, satu wanita meninggal di Indonesiakarena kanker serviks atau kanker leher rahim ini. Fakta menunjukkan bahwa jutaan wanita di dunia terinfeksi HPV, yang dianggap penyakit lewat hubungan seks yang paling umum di dunia.
Di Indonesia, setiap satu jam, satu wanita meninggal karena kanker serviks
Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), infeksi ini merupakan faktor risiko utama kanker leher rahim. Setiap tahun, ratusan ribu kasus HPV terdiagnosis di dunia dan ribuan wanita meninggal karena kanker serviks, yang disebabkan oleh infeksi itu. Mengingat fakta yang mengerikan ini, maka berbagai tindakan pencegahan dan pengobatan telah dibuat untuk mengatasi kanker serviks atau kanker leher rahim.

Kanker serviks atau kanker leher rahim terjadi di bagian organ reproduksi seorang wanita. Leher rahim adalah bagian yang sempit di sebelah bawah antara vagina dan rahim seorang wanita. Di bagian inilah tempat terjadi dan tumbuhnya kanker serviks. Apa penyebab kanker serviks atau kanker leher rahim? Bagaimana cara pencegahannya? Serta bagaimana cara mengatasinya jika sudah terinfeksi HPV?

HPV

Kanker serviks disebabkan infeksi virus HPV (human papillomavirus) atau virus papiloma manusia. HPV menimbulkan kutil pada pria maupun wanita, termasuk kutil pada kelamin, yang disebut kondiloma akuminatum. Hanya beberapa saja dari ratusan varian HPV yang dapat menyebabkan kanker. Kanker serviks atau kanker leher rahim bisa terjadi jika terjadi infeksi yang tidak sembuh-sembuh untuk waktu lama. Sebaliknya, kebanyakan infeksi HPV akan hilang sendiri, teratasi oleh sistem kekebalan tubuh.

Penyebab dan Gejala Kanker Serviks

Kanker serviks menyerang daerah leher rahimatau serviks yang disebabkan infeksi virus HPV(human papillomavirus) yang tidak sembuh dalam waktu lama. Jika kekebalan tubuh berkurang, maka infeksi HPV akan mengganas dan bisa menyebabkan terjadinya kanker serviks. Gejalanya tidak terlalu kelihatan pada stadium dini, itulah sebabnya kanker serviks yang dimulai dari infeksi HPV dianggap sebagai "The Silent Killer".
Beberapa gejala bisa diamati meski tidak selalu menjadi petunjuk infeksi HPV. Keputihan atau mengeluarkan sedikit darah setelah melakukan hubungan intim adalah sedikit tanda gejala dari kanker ini. Selain itu, adanya cairan kekuningan yang berbau di area genital juga bisa menjadi petunjuk infeksi HPV. Virus ini dapat menular dari seorang penderita kepada orang lain dan menginfeksi orang tersebut. Penularannya dapat melalui kontak langsung dan karena hubungan seks.
Ketika terdapat virus ini pada tangan seseorang, lalu menyentuh daerah genital, virus ini akan berpindah dan dapat menginfeksi daerah serviks atau leher rahim Anda. Cara penularan lain adalah di closet pada WC umum yang sudah terkontaminasi virus ini. Seorang penderita kanker ini mungkin menggunakan closet, virus HPV yang terdapat pada penderita berpindah ke closet. Bila Anda menggunakannya tanpa membersihkannya, bisa saja virus kemudian berpindah ke daerah genital Anda.

Buruknya gayahidup seseorang dapat menjadi penunjang meningkatnya jumlah penderita kanker ini. Kebiasaan merokok, kurang mengkonsumsi vitamin C, vitamin E dan asam folat dapat menjadi penyebabnya. Jika mengkonsumsi makanan bergizi akan membuat daya tahan tubuh meningkat dan dapat mengusir virus HPV.

Risiko menderita kanker serviks adalah wanita yang aktif berhubungan seks sejak usia sangat dini, yang sering berganti pasangan seks, atau yang berhubungan seks dengan pria yang suka berganti pasangan. Faktor penyebab lainnya adalah menggunakan pil KB dalam jangka waktu lama atau berasal dari keluarga yang memiliki riwayat penyakit kanker.
Sering kali, pria yang tidak menunjukkan gejala terinfeksi HPV itulah yang menularkannya kepada pasangannya. Seorang pria yang melakukan hubungan seks dengan seorang wanita yang menderita kanker serviks, akan menjadi media pembawa virus ini. Selanjutnya, saat pria ini melakukan hubungan seks dengan istrinya, virus tadi dapat berpindah kepada istrinya dan menginfeksinya.

Deteksi Kanker Serviks

Bagaimana cara mendeteksi bahwa seorang wanita terinfeksi HPV yang menyebabkan kanker serviks? Gejala seseorang terinfeksi HPV memang tidak terlihat dan tidak mudah diamati. Cara paling mudah untuk mengetahuinya dengan melakukan pemeriksaan sitologis leher rahim. Pemeriksaan ini saat ini populer dengan nama Pap smear atau Papanicolaou smearyang diambil dari nama dokter Yunani yang menemukan metode ini yaitu George N. Papanicolaou. Namun, ada juga berbagai metode lainnya untuk deteksi dini terhadap infeksi HPV dan kanker serviks seperti berikut:

·         IVA

IVA yaitu singkatan dari Inspeksi Visual dengan Asam asetat. Metode pemeriksaan dengan mengoles serviks atau leher rahim dengan asam asetat. Kemudian diamati apakah ada kelainan seperti area berwarna putih. Jika tidak ada perubahan warna, maka dapat dianggap tidak ada infeksi pada serviks. Anda dapat melakukan di Puskesmas dengan harga relatif murah. Ini dapat dilakukan hanya untuk deteksi dini. Jika terlihat tanda yang mencurigakan, maka metode deteksi lainnya yang lebih lanjut harus dilakukan.

·         Pap smear

Metode tes Pap smear yang umum yaitu dokter menggunakan pengerik atau sikat untuk mengambil sedikit sampel sel-sel serviksatau leher rahim. Kemudian sel-sel tersebut akan dianalisa di laboratorium. Tes itu dapat menyingkapkan apakah ada infeksi, radang, atau sel-sel abnormal. Menurut laporan sedunia, dengan secara teratur melakukan tes Pap smear telah mengurangi jumlah kematian akibat kanker serviks.

·         Thin prep

Metode Thin prep lebih akurat dibanding Pap smear. Jika Pap smear hanya mengambil sebagian dari sel-sel di serviks atau leher rahim, maka Thin prep akan memeriksa seluruh bagian serviks atau leher rahim. Tentu hasilnya akan jauh lebih akurat dan tepat.

·         Kolposkopi

Jika semua hasil tes pada metode sebelumnya menunjukkan adanya infeksi atau kejanggalan, prosedur kolposkopi akan dilakukan dengan menggunakan alat yang dilengkapi lensa pembesar untuk mengamati bagian yang terinfeksi. Tujuannya untuk menentukan apakah ada lesi atau jaringan yang tidak normal pada serviks atau leher rahim. Jika ada yang tidak normal, biopsi — pengambilan sejumlah kecil jaringan dari tubuh — dilakukan dan pengobatan untuk kanker serviks segera dimulai.

Mengobati Kanker Serviks

Jika terinfeksi HPV, jangan cemas, karena saat ini tersedia berbagai cara pengobatan yang dapat mengendalikan infeksi HPV. Beberapa pengobatan bertujuan mematikan sel-sel yang mengandung virus HPV. Cara lainnya adalah dengan menyingkirkan bagian yang rusak atau terinfeksi dengan pembedahan listrik, pembedahan laser, atau cryosurgery (membuang jaringan abnormal dengan pembekuan).
Jika kanker serviks sudah sampai ke stadium lanjut, maka akan dilakukan terapi kemoterapi. Pada beberapa kasus yang parah mungkin juga dilakukan histerektomiyaitu operasi pengangkatan rahim atau kandungan secara total. Tujuannya untuk membuang sel-sel kanker serviks yang sudah berkembang pada tubuh.
Namun, mencegah lebih baik daripada mengobati. Karena itu, bagaimana cara mencegah terinfeksi HPV dan kanker serviks? Berikut ini beberapa cara yang dapat Anda lakukan untuk mencegah kanker serviks.

Mencegah Kanker Serviks

Meski kanker serviks menakutkan, namun kita semua bisa mencegahnya. Anda dapat melakukan banyak tindakan pencegahan sebelum terinfeksi HPV dan akhirnya menderita kanker serviks. Beberapa cara praktis yang dapat Anda lakukan dalam kehidupan sehari-hari antara lain:
  • Miliki pola makan sehat, yang kaya dengan sayuran, buah dan sereal untuk merangsang sistem kekebalan tubuh. Misalnya mengkonsumsi berbagai karotena, vitamin A, C, dan E, dan asam folat dapat mengurangi risiko terkena kanker leher rahim.
  • Hindari merokok. Banyak bukti menunjukkan penggunaan tembakau dapat meningkatkan risiko terkena kanker serviks.
  • Hindari seks sebelum menikah atau di usia sangat muda atau belasan tahun.
  • Hindari berhubungan seks selama masa haid terbukti efektif untuk mencegah dan menghambat terbentuknya dan berkembangnya kanker serviks.
  • Hindari berhubungan seks dengan banyak partner.
  • Secara rutin menjalani tes Pap smear secara teratur. Saat ini tes Pap smear bahkan sudah bisa dilakukan di tingkat Puskesmas dengan harga terjangkau.
  • Alternatif tes Pap smear yaitu tes IVA dengan biaya yang lebih murah dari Pap smear. Tujuannya untuk deteksi dini terhadap infeksi HPV.
  • Pemberian vaksin atau vaksinasi HPV untuk mencegah terinfeksi HPV.
  • Melakukan pembersihan organ intim atau dikenal dengan istilah vagina toilet. Ini dapat dilakukan sendiri atau dapat juga dengan bantuan dokter ahli. Tujuannya untuk membersihkan organ intim wanita dari kotoran dan penyakit.

 

Popular Posts